Selembar Merah-merah

by Michael Yuli Arianto

Pernah digaji berapa? Masih ingat dulu uang sakumu berapa? Pertanyaannya, kenapa kamu mau mengerjakan pekerjaan yang gajinya tidak sebesar uang saku yang bisa kamu dapatkan hanya dengan statusmu sebagai anak? Tentu alasannya beragam, perempuan, teman, atau pengalaman. 

Tapi bagaimana dengan alasan loyalitas, harga diri, atau hasrat akan kesempurnaan individu, apakah masih laku? Sekarang saya sedang berurusan dengan orang-orang yang memiliki uang saku lebih besar daripada perkiraan keuntungan dari semacam usaha yang sedang bersama-sama kami bangun, dan begitulah, pikiran orang tentu berbeda, bagi yang gemar perempuan, tentu perempuan di atas segalanya, bagi yang gemar pengalaman, tak ada salahnya dicoba. 

Advertisements