Perdebatan Dua Jam

by Michael Yuli Arianto

Kemarin jam dua belas siang saya terpikir untuk datang, karena saya tahu kamu harusnya datang. Saya berpikir apa yang harus saya lakukan kalau kamu datang, dan saya juga tidak tertarik untuk datang kalau kamu nggak datang. Saya juga berpikir kira-kira saya harus bagaimana kalau saya datang tapi kamu tidak datang. Saya berharap kamu datang dan saya datang, tapi tentu tidak di tempat yang banyak orang datang. Tapi setelah perdebatan terhadap diri sendiri selama dua jam, saya pun akhirnya tidak jadi datang. 

Advertisements