Hold My Hands, We Are the Same.

by Michael Yuli Arianto

Hold my hands, we are the same. We are subject, not object.

Bagaimana kita menjadi berbeda mungkin suatu pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh dua pihak, dan akan menjadi satu pihak jika anda bukanlah seorang believer. Tuhan akan mengatakan kita berbeda karena dia menyukainya, dan pakar biologi akan berbicara panjang tentang mutasi dan seluk-beluk genetika.

Namun bagaimana kita sebagai manusia menyikapi perbedaan yang ada? Tentu saja caranya berbeda, bahkan sejauh mana kita menjadi berbeda, memiliki standar yang berbeda, itulah yang membuat perbedaan di dalam perbedaan.

Mungkin manusia terlalu mahal untuk sekedar mengulurkan tangan, atau merelakan bahunya untuk menopang. Tapi tidak ada kata terlalu mahal untuk manusia mengatakan, “ya, kami peduli.”

Advertisements